Sabtu, 31 Januari 2015

DANAU SENTANI

Sentani menjadi primadona wisata baru di Papua

     Danau Sentani yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua, tak hanya cantik secara fisik. Namun masih ada banyak cerita di balik kemolekannya, membuat satu legenda dan sejarah.



    Danau Sentani terletak di ketinggian 75 mdpl. Panjang danaunya 30 kilometer. Di wilayah danau terdapat 22 pulau kecil yang tersebar di seluruh danau, terbagi jadi tiga wilayah yaitu timur, tengah, dan barat. 24 Kampung adat yang masuk ke tiga wilayah ini dibedakan berdasarkan dialek bahasa Papua.

Legenda Danau Sentani

     Seperti tempat-tempat unik lain di Indonesia yang menjai tempat wisata, Sentani juga memiliki legenda sendiri. Sohibul hikayat, orang Papua Nugini sedang menunggang seekor naga. Mereka tiba-tiba terdampar di wilayah ini. Naga mati, tapi penunggangnya berhasil selamat. Mereka buat peradaban. Katanya, kepala naga ada di sebelah timur danau, buntutnya ada di sebelah barat.
    Kok bisa masyarakat sentani mengenal naga? Rupanya naga tersebut berbeda dengan naga yang diilustasikan oleh warga tionghoa. Soal naga di Papua ini ada kaitannya dengan keberadaan endemi hiu dan barakuda di Danau Sentani. Hal ini tampak aneh karena lazimnya hiu habitatnya di air laut. Menurut penelitian ilmiah, hiu-hiu itu sudah beradaptasi dengan air payau hingga air tawar. Tak hanya di Sentani, di Danau Kakaban juga bisa ditemukan binatang laut yang hidup di air tawar.
     Hiu Sentani memiliki keunikan. Hiu di Sentani memiliki moncong berbentuk gergaji, oleh karenanya lazim disebut hiu gergaji. Secara ilmiah, hiu Sentani dikenal dengan Pritis microdon. Ikan ini termasuk yang dilindungi dan hampir punah. Pada medio tahun 1969-1971 penggunaan jaring insang mampu menangkap 151 ekor hiu Sentani. Tetapi tahun 1974 hiu Sentani hanya tertangkap 1 ekor dan bertahun-tahun berikutnya tidak pernah ada lagi. Dan di tahun 1990-an sudah sangat jarang ada hiu gergaji nampak di permukaan.

Festival Sentani

    Raja Ampat memang lebih dulu populer di dunia wisata daripada Sentani. Untuk itu, pemda Papua membuat festival di Sentani sebagai salah satu media mempromosikan Danau Sentani. Dengan latar belakang Pegunungan Cyclops, Danau sentani menyajikan pemandangan yang elok mempesona.
Festival Danau Sentani merupakan ajang tahunan yang berlangsung di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Festival budaya ini menampilkan keragaman budaya suku Sentani, mulai dari atraksi adat, tarian, musik, dan kuliner.
     Pertama kali digelar di tahun 2008, hingga kini festival tersebut telah berhasil menyedot perhatian wisatawan mancanegara. Wisatawan domestik pun seiring waktu semakin bertambah, terutama orang Indonesia yang tinggal di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
Festival Sentani berlokasi di Pantai Khalkote, tepian Danau sentani. Dari bandara Sentani hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit naik mobil.
     Setiap tahunnya Festival Danau Sentani selalu berlangsung pada 19 Juni. Festival ini berlangsung selama hampir sepekan. Festival Sentani mengenakan tiket masuk bagi pengunjung, mirip seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ). Tiket masuk biasanya dikenakan untuk parkir, Anda akan dikenakan ongkos parkir sebesar Rp 10.000. Bila Anda masuk ke area berjalan kaki, maka Anda tidak dikenakan tiket masuk.

Penginapan di Sentani

     Sebagai daerah tujuan wisata, tempat penginapan tidak sulit Ana temukan. Hanya saja memang tidak banyak hotel berbintang yang bisa dipilih. Soal hotel berbintang, baru ada satu hotel berbintang yaitu Travellers Hotel yang menawarkan harga kamarmulai dari Rp 900.000.
     Kalau hotel berbintang ini sudah penuh, masih ada hotel lain yang murah meriah dan tidak mengecewakan seperti Sentani Indah Hotel dan Ratna Indah Hotel. Harganya mulai dari Rp 300.000. Hotel-hotel ini berada di dekat dengan Pantai Khalkote, hanya sekitar 10-15 menit perjalanan darat dengan mobii.
     Kalau masih tidak puas dengan hotel melati tersebut, bolehlah  mencari di Jayapura yang sudah ada Aston Jayapura dan Swissbell Hotel namun harap diingat, jaraknya satu jam perjalanan menuju Sentani J
Akses menuju Sentani
      Dari Indonesia bagian barat, Anda bisa naik pesawat menuju Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan. Dari Makassar dilanjutkan menuju Bandara Sentani yang terletak di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
     Beberapa maskapai menjadwalkan transit terlebih dahulu di Bandara Frans Kaiseipo Biak, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Waktu tempuh antara Makassar ke Biak sekitar 3 jam. Sementara dari Biak menuju Bandara Sentani sekitar satu jam.
     Maskapai yang melayani rute Makassar (Bandara Sultan Hasanuddin) – Jayapura (Bandara Sentani) adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Merpati, Batavia Air,dan Sriwijaya Air. Penerbangan rute tersebut tersedia setiap hari. Harga tiket tergantung pada bulan musim liburan dan biasanya berkisar satu juta rupiah.
 


Untuk menuju Danau Sentani tidaklah sulit. Dari bandara Sentani hanya butuh 15 menit perjalanan menggunakan mobil. Moda lain yang bisa dipilih seperti taksi, rental mobil, atau ojeg.

Agenda Festival Sentani

   Sebelum datang ke Festival Sentani, ada baiknya Anda mencek terlebih dahulu di situs www.SentaniLakeFestival.com . Wisata yang dijajakan seperti kuliner berbagai jenis makanan khas Sentani, menganyam rambut keriting, tur keliling Danau Sentani, dan yang paling menarik adalah tari perang Felabhe yang dibawakan oleh 500an pria.
      Wisatawan juga diajak untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Sentani di rumah mereka masing-masing. Dengan cara ini, wisatawan dapat belajar lebih dekat dengan budaya Sentani.

Sumber : obyekwisataindonesia.com

RAJA AMPAT PAPUA

     Tempat wisata apa yang paling populer sepanjang tahun 2011? Ialah Raja Ampat, kepulauan yang terletak di Papua. Hampir semua orang yang pernah mengunjungi pulau yang sangat indah ini banyak membicarakan pesona tempat wisata yang satu ini. Amat disayangkan bagi anda yang belum sempat mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Raja Ampat yang memiliki Wayag, yaitu gugusan batu batu vulkanik yang mencuat dari lautan dengan sangat indah ini disebut sebut bahkan lebih indah dari yang ada di Halong Bay, Vietnam.


Wisata Raja Ampat

Snorkling Wisata Raja Ampat


      Raja Ampat tidak hanya dipuji puji keindahannya dan pesona alamnya oleh pewisata lokal semata. Pewisata yang datang dari mancanegara pun pasti mengakui betapa indahnya Raja Ampat dengan segala yang terdapat di tempat ini selain Wayagnya. Raja Ampat memiliki lautan biru yang jernih dan sangat mempesona, tidak hanya itu, kehidupan laut di dalamnya pun, seperti terumbu karang, berbagai jenis ikan, dan lain sebagainya siap memanjakan mata anda dan membuat anda betah berlama lama menyelam di dalam laut yang airnya saja sudah menyejukkan mata dan pandangan anda.

      Tempat berlibur yang satu ini memang benar benar membuat banyak orang terpesona dengan segala keindahannya. Pasir putihnya yang sangat indah dan hangat, berpadu dengan birunya air laut yang jernih dan segar serta sejuk, dipadu dengan keindahan gugusan Wayag yang ada di depan mata dan di setiap sudut pandangan mata dengan keindahan kehidupan bawah laut yang menakjubkan membuat banyak orang pasti jatuh cinta terhadap tempat wisata yang dibanggakan Indonesia ini. jika anda sedang mencari tempat berwisata yang memuaskan, menakjubkan, anda tidak selalu harus pergi ke luar negeri karena Indonesia ternyata memiliki banyak tempat wisata yang tidak kalah indahnya dengan tempat tempat wisata mancanegara.

      Selain itu, biaya yang anda butuhkan tidak sebanyak yang perlu anda keluarkan untuk berlibur ke luar negeri. Selain itu, juga untuk mengenal Indonesia lebih dekat dan menjelajah negeri sendiri sebelum menjelajah ke negeri negeri orang. Dan jika anda hendak mencari tempat berlibur, Raja Ampat bisa menjadi salah satu destinasi lliburan anda. Anda pasti akan takjub dan terpesona dengan keindahannya. Apalagi jika anda berlibur dengan orang orang terdekat atau keluarga dan kerabat kerabat anda. Menikmati hari hari di Raja Ampat bagaikan menikmati hari hari di surga dunia.

Sumber : sitday.blogspot.com

TRIO GILI DI LOMBOK


     Gugusan pulau di Lombok yang sudah sangat terkenal dan menjadi pusat perhatian adalah Trio Gili (Tiga Pulau) yang terdiri dari Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Ketiga pulau tersebut memang sudah menyihir para wisatawan baik yang berasal dari dalam negeri maupun wisatawan asing. Keindahan obyek wisata di Trio Gili memang tidak bisa diragukan lagi hingga turis asing pun tidak bosan bosan berkunjung ke Trio Gili di Lombok ini. Anda yang belum pernah merasakan keindahan tempat wisata di sini, dijamin anda akan betah berlama lama di tempat ini jika anda berkunjung ke Trio Gili.


Penampakan Trio Gili Lombok


     Melihat potensi wisata yang ada di Trio Gili tersebut, yang bisa memberikan tambahan devisa bagi negara maupun tambahan pendapatan buat penduduk setempat, pemerintah juga telah sigap. Terbukti dengan semakin dikembangkannya fasilitas wisata yang ada di Trio Gili. Di samping itu, akses menuju Trio Gili juga semakin dipermudah dan dipercepat. Akses menuju Trio Gili memang terus menerus diperbaiki dan ditingkatkan. Pelabuhan Bangsal yang menjadi akses utama menuju Trio Gili juga mengalami perkembangan dan pembangunan. Pemerintah juga telah membuat akses jalan tercepat menuju Trio Gili melalui Mataram – Senggigi – Pelabuhan Bangsal – Trio Gili.
     Akses menuju Trio Gili melalui Mataram selain menjadi jalan tercepat juga untuk memanjakan wisatawan, kenapa? Pasalnya sepanjang perjalanan menuju Trio Gili dari Mataram ini, wisatawan akan disuguhi dengan pemandangan pantai di Lombok Barat yang begitu mempesona. Keindahan Pantai Batubolong, Pantai Senggigi, dan Pantai Malimbu akan menemani perjalanan anda menuju Trio Gili.Keindahan pantai di sini memang akan membuat anda tidak terburu buru menuju Trio Gili. Anda mungkin jarang menemui suasana pantai seperti di Lombok Barat ini, pantai yang masih asri dan bersih, sungguh sangat sayang untuk dilewatkan.
     Jika anda berkesempatan mengunjungi Trio Gili di waktu sore hari, sepanjang perjalanan menuju Trio Gili akan anda saksikan keindahan sebenarnya pantai di lombok, terutama di Pantai Malimbu. Sunset di Pantai Malimbu jangan begitu saja anda lewatkan. Alangkah baiknya jika anda berhenti sejenak untuk menikmati keindahan sore hari di Pantai Malimbu.

Keindahan Pantai Malimbu Lombok


     Selain suguhan pantai yang mempesona di sepanjang perjalanan, anda juga akan disuguhi pemandangan pantai di Trio Gili yang tak kalah menariknya. Baik suasana pantai maupun keindahan bawah lautnya semua tersedia lengkap di Trio Gili. Anda yang hobi diving maupun snorkling bisa menyalurkan hobi anda begitu anda sampai di Trio Gili. Di sini memang menjadi favorit wisatawan untuk diving dan snorkling. Bila waktu liburan tiba, jangan heran jika di Trio Gili dipadati wisatawan.

Pantai Gili Trawangan Lombok


     Di antara Trio Gili, Gili Meno, Gili Air, dan Gili Trawangan, yang biasanya paling ramai dikunjungi wisatawan adalah Gili Trawangan, karena memang Gili Trawangan ini merupakan Gili terbesar daripada du Gili lainnya. Mungkin anda akan lebih banyak menjumpai turis asing daripada turis lokal, ya karena memang Lombok, khususnya di Trio Gili ini jadi destinasi favorit wisatawan luar negeri. Cidomo, transportasi khas Lombok menggunakan kuda, akan sering anda jumpai di Gili Trawangan. Gili Trawangan semakin hari semakin ramai. Fasilitas wisata semakin lengkap. Kafe, restoran, hotel di Gili Trawangan mulai bermunculan seiring bertambahnya wisatawan yang berkunjung.
     Kegiatan wisata yang bisa anda lakukan di sini seperti bersepeda mengelilingi pantai. Biar tidak capek, sebaiknya anda menyewa sepeda untuk berkeliling pulau, tarifnya cukup murah kok, hanya 20 ribu rupiah. Atau bisa juga berkeliling menggunakan Cidomo tadi dengan tarif 125 ribu. Atau bagi anda yang hobi diving maupun snorkling, bisa anda lakukan di Gili Trawangan ini. Berkunjung ke Trio Gili ataupun Gili Trawangan akan membuat anda betah berlama lama di sini. Dijamin keindahan alam di Trio Gili akan menyihir anda untuk berlama lama di sini.

Sumber :  hoteldilomboks.com

Kamis, 29 Januari 2015

PANTAI NATSEPA AMBON

Wisata Pantai Natsepa


     Hamparan pasir putih membuat keindahan pantai ini semakin nyata. Pantai terlihat bersih dengan laut yang cukup tenang. Banyak pepohonan di sekitar pantai membuat pantai terasa rimbun. Para pengunjung dapat berteduh di sela-sela bermain di pantai. Hijaunya dedaunan dari pohon-pohon ini juga menciptakan pemandangan yang lebih indah karena perpaduan warna hijau, putih, dan biru yang serasi.

 
     Pantai Natsepa cukup luas, bahkan jika sedang surut, membuat luas pantai bertambah. Para orang tua biasa mengajak anak-anak berjalan menyusuri pantai ini sambil sesekali mencelupkan kaki mereka di air. Orang tua lain terlihat senang bermain pasir, membangun istana pasir, atau menguburkan diri dalam pasir. Luasnya Pantai Natsepa juga menjadi tempat yang asyik bagi anak-anak untuk bermain sepakbola. Dengan hembusan angin dan pasir yang halus membuat anak-anak lupa waktu saat sedang bermain bola.
     Laut dengan air yang tenang karena terhalang teluk, membuat pantai ini aman untuk berenang bagi para pengunjungnya. Sekadar berjalan ke arah laut sambil bermain air juga cukup aman dilakukan karena pantai ini tergolong landai sehingga tidak membahayakan. Anda dapat menyewa ban sebagai pelampung untuk mencoba berenang di pantai ini.
     Jika Anda hanya ingin menikmati pemandangan atau jika Anda telah lelah bermain air atau di pantainya, Anda dapat duduk di bawah pohon untuk meluaskan pandangan Anda. Luasnya pantai yang berpasir putih lembut, birunya air laut yang tenang dan pegunungan hijau di seberang laut merupakan pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati.

Rujak Natsepa

Rujak Natsepa
    
     Sambil memandangi alam yang indah tersebut, jangan lewatkan untuk menikmati Rujak Natsepa yang terkenal itu. Banyak penjual rujak di pantai ini. Buah-buahan segar seperti mangga, jambu, nenas bercampur dengan gula merah dan kacang akan membuat para penikmatnya merasa segar setelah menikmati buah-buahan dari Rujak Natsepa. Rujak ini dimakan dengan tusuk sate sebagai penusuk buah dari rujak ini.
Selamat berwisata dan menikmati asam, manis, pedas rujak Pantai Natsepa di Ambon, Maluku.

Peta Lokasi

 

Sumber : kumpulan.info